Jika Anda merokok selama kehamilan,
nikotin yang Anda hirup akan melintasi plasenta dan memengaruhi bayi
Anda. Nikotin akan menurunkan aliran darah ke bayi Anda, sementara
karbon monoksida mengurangi jumlah oksigen yang dikandung darah
tersebut. Oleh karena itu, merokok dapat menyebabkan kelahiran prematur
(kurang bulan), bayi yang terlahir dengan berat badan rendah, dan bayi
yang terlahir dengan bibir dan/atau langit-langit mulut yang sumbing.
Selain
itu, bayi sangat mungkin mengalami kelainan pernapasan, misalnya asma,
setelah kelahiran. Penelitian juga menunjukkan bahwa tampaknya ada
hubungan antara merokok selama kehamilan dengan kematian mendadak bayi
(sudden infant death, SID) setelah bayi terlahir.
Merokok juga dapat menyebabkan komplikasi-komplikasi kelahiran bagi Anda
dan bahkan mungkin mengarahkan pada terjadinya keguguran, plasenta
previa, gangguan plasenta, dan pecahnya membran-membran secara prematur.
Walaupun
mungkin amat sulit dilakukan, berhenti merokok merupakan pilihan yang
masuk akal baik bagi Anda maupun bayi Anda, dan tak ada kata terlambat
untuk berhenti. Tenaga medis Anda mungkin bisa memberi Anda bantuan dan
dukungan. Akan tetapi, pengganti nikotin dan obat anti-merokok tidaklah
cocok untuk digunakan selama kehamilan.
Merokok pasif juga dapat
membahayakan bayi Anda, jadi hindarilah udara yang dipenuhi asap rokok,
dan jika pasangan Anda merokok, maka dorong ia untuk berhenti merokok
pula.
ALKOHOL
Tidak
ada tingkat konsumsi alkohol yang aman selama kehamilan, oleh karena
itu sebaiknya hindarilah minum alkohol sepenuhnya jika Anda mencoba
untuk hamil dan selama kehamilan. Hal ini terutama penting pada triwulan
pertama ketika organ-organ utama bayi Anda sedang terbentuk. Minum
sedikit sekali pun – minum satu atau dua gelas sehari atau terkadang
pergi minum-minum – telah dikaitkan dengan keguguran, komplikasi selama
persalinan, dan bayi-bayi yang terlahir dengan berat badan rendah. Minum
banyak dapat mengarah pada terjadinya sindroma alkohol janin, yang
menyebabkan berbagai cacat lahir termasuk kelainan jantung, retardasi
mental, bahkan kematian. Jika Anda memutuskan untuk minum selama
tahap-tahap kehamilan berikutnya, Anda harus ingat bahwa alkohol apa pun
yang Anda konsumsi akan diteruskan ke bayi Anda melalui aliran darah
Anda. Anda harus membatasi diri Anda untuk minum tak lebih dari dua
takaran kecil minuman beralkohol dalam seminggu.
OBAT-OBATAN
Jangan
minum obat-obatan yang dijual bebas tanpa berkonsultasi dulu dengan
dokter Anda untuk memastikan apakah obat-obatan itu aman diminum selama
kehamilan. Hal ini terutama penting selama 12 minggu pertama sewaktu
organ-organ utama bayi Anda sedang terbentuk. Beberapa jenis
obat-obatan, misalnya parasetamol, dapat digunakan sewaktu usia
kehamilan sudah lebih tua, namun harus selalu diminum dengan dosis yang
tepat dan tidak boleh digunakan secara teratur. Aspirin telah dikaitkan
dengan keguguran dan kelainan jantung bayi yang baru lahir; jika tidak
diresepkan oleh dokter Anda, hindarilah aspirin. Jika Anda harus meminum
obat-obatan resep bagi kondisi kesehatan tertentu, Anda harus
mendiskusikan dosisnya dengan dokter Anda segera setelah Anda dinyatakan
positif hamil, sebab mungkin perlu ada penyesuaian dosis. Penting
adanya untuk tidak berhenti meminum obat-obatan resep tanpa
berkonsultasi dahulu, sebab kondisi yang ditangani obat-obatan itu
mungkin malah akan mendatangkan risiko lebih besar bagi kehamilan Anda
daripada obat-obatan itu sendiri.
TERAPI-TERAPI TAMBAHAN
Walaupun
banyak terapi-terapi ini yang dinyatakan sebagai ‘alamiah’, hal itu tak
berarti sama dengan ‘aman’, sehingga penting bagi Anda untuk
berkonsultasi dengan dokter berkualifikasi sebelum menjalankan terapi
macam apa pun. Efek-efek bermacam-macam obat herbal dalam kehamilan
belum diketahui, sehingga sebaiknya Anda menghindari obat-obatan
tersebut kecuali jika tenaga medis Anda mengizinkan penggunaannya.
Minyak-minyak esensial yang digunakan dalam aromaterapi dapat memiliki
efek yang amat kuat, sehingga perlakukan minyak-minyak itu dengan
berhati-hati. Minta nasihat dari aromaterapis berkualifikasi mengenai
minyak-minyak yang aman untuk Anda gunakan selama kehamilan. Obat-obatan
homeopatik kecil kemungkinan menyebabkan masalah baik bagi Anda maupun
bayi Anda dan dapat digunakan untuk menangani keluhan-keluhan ringan.
Akan tetapi, penting sekali untuk menggunakan obat yang benar, jadi
berkonsultasilah. Refleksologi dan akupuntur dapat secara berhasil
digunakan untuk menangani sejumlah gejala tak enak selama kehamilan,
namun sebaiknya dihindari selama triwulan pertama. Terapi refleksologi
dan akupuntur yang dilaksanakan pada usia kehamilan yang lebih tua harus
dilaksanakan oleh praktisi yang berkualifikasi.
OBAT-OBATAN REKREASIONAL
Meminum
obat macam apa pun selama kehamilan dapat membahayakan baik Anda maupun
bayi Anda, dan hal itu mencakup juga semua jenis obat rekreasional.
Walaupun ada sedikit bukti medis mengenai efek-efek langsung ganja dalam
kehamilan, ada penelitian-penelitian yang menghubungkan penggunaan
ganja dengan retardasi perkembangan janin dan berat bayi yang rendah
saat kelahiran. Ecstasy telah dikaitkan dengan kelainan tungkai dan
jantung pada bayi dan dehidrasi serius pada ibu. Kokain merupakan obat
yang sangat adiktif, yang mendatangkan risiko yang lebih besar bagi Anda
untuk mengalami kelahiran prematur dan gangguan plasenta serta
masalah-masalah saraf, epilepsi, gangguan perkembangan, dan kematian
mendadak bayi.
Heroin dan jenis-jenis lain narkotika dapat sangat
membahayakan Anda dan bayi Anda. Selain itu, anak Anda dapat terlahir
dalam kondisi kecanduan narkotika dan harus mengalami gejala withdrawal
atau sakaw setelah kelahiran. Obat-obatan rekreasional adalah risiko
yang dapat dihindari, dan tenaga medis profesional tahu cara terbaik
untuk membantu pengguna obat-obatan terlarang.
15 Oktober 2012
Menyiasati Pekerjaan Kantor Selama Kehamilan
Hamil sekaligus tetap bekerja secara full time tidaklah mudah.
Bahkan jika pekerjaan Anda termasuk kategori “sangat ringan” dan
kehamilan Anda termasuk mudah, bekerja full time tetap menjadi
kegiatan yang harus disikapi dengan hati-hati oleh wanita hamil.
Perubahan ritme tubuh, hormon, dan emosi dapat menciptakan tantangan-tantangan yang perlu disiasati di tempat kerja. Anda dan perusahaan mungkin perlu membuat beberapa penyesuaian untuk membuat kegiatan bekerja selama hamil tetap aman dan memuaskan—baik bagi Anda maupun bagi perusahaan. Tiga bulan pertama dan bulan terakhir mungkin menjadi masa yang paling sulit.
Banyak wanita yang harus mengatasi rasa mual, pusing, dan muntah-muntah saat tiga bulan pertama. Begitu juga pada bulan terakhir, saat perut sudah terlalu gendut dan mengakibatkan kelelahan yang berlebihan. Cobalah berkompromi dengan tubuh Anda dan sesuaikan jadwal kerja Anda. Jika rekan-rekan kerja ingin membantu Anda, terimalah dengan tangan terbuka. Hindari stres—sehat secara fisik dan emosional akan menjadikan Anda karyawati dan calon ibu yang lebih baik.
Perubahan ritme tubuh, hormon, dan emosi dapat menciptakan tantangan-tantangan yang perlu disiasati di tempat kerja. Anda dan perusahaan mungkin perlu membuat beberapa penyesuaian untuk membuat kegiatan bekerja selama hamil tetap aman dan memuaskan—baik bagi Anda maupun bagi perusahaan. Tiga bulan pertama dan bulan terakhir mungkin menjadi masa yang paling sulit.
Banyak wanita yang harus mengatasi rasa mual, pusing, dan muntah-muntah saat tiga bulan pertama. Begitu juga pada bulan terakhir, saat perut sudah terlalu gendut dan mengakibatkan kelelahan yang berlebihan. Cobalah berkompromi dengan tubuh Anda dan sesuaikan jadwal kerja Anda. Jika rekan-rekan kerja ingin membantu Anda, terimalah dengan tangan terbuka. Hindari stres—sehat secara fisik dan emosional akan menjadikan Anda karyawati dan calon ibu yang lebih baik.
Bahaya Kurangnya Asam Folat Saat Hamil
Tahukah Anda bahwa kekurangan asam folat pada wanita hamil bisa
menyebabkan cacat tabung saraf (spina bifida dan hidrosefalus) pada
bayi?
Normalnya, asam folat dikeluarkan dari darah dengan cukup cepat, tapi pada wanita hamil, ginjal akan menyaring asam folat keluar dari darah empat kali lipat dibandingkan kecepatan biasa. Jadi, seorang wanita hamil harus mengonsumsi makanan kaya asam folat atau suplemen asam folat secara teratur guna menjaga kadar asam folat dalam darah tetap tinggi. Bahkan, bagi para wanita yang berencana hamil juga dianjurkan untuk mulai mengonsumsi 400 mcg suplemen asam folat setiap hari selama tiga bulan sebelum berupaya untuk hamil.
Asam folat vital bagi wanita hamil karena berfungsi untuk membantu menutupnya tabung saraf pada janin dengan normal. Penutupan tabung saraf dan tulang-tulang yang mengelilinginya, yaitu tulang belakang, ini terjadi sangat awal dalam perkembangan sebuah embrio—biasanya dalam jangka waktu empat minggu setelah konsepsi. Nah, bila tabung saraf terlambat menutup atau gagal berkembang, janin berisiko mengalami kelumpuhan, inkontinensia, atau hidrosefalus (pembengkakan otak).
Jadi, untuk mencegah risiko pada janin, yuk mulai banyak-banyak mengonsumsi sayur-sayuran berdaun hijau, jamur, kacang-kacangan, dan roti gandum. Karena makanan-makanan itu banyak mengandung asam
folat. (RMS)
(Sumber: Ensiklopedia Kehamilan dan Kelahiran, Penerbit Erlangga)
(Sumber gambar: youqueen)
Normalnya, asam folat dikeluarkan dari darah dengan cukup cepat, tapi pada wanita hamil, ginjal akan menyaring asam folat keluar dari darah empat kali lipat dibandingkan kecepatan biasa. Jadi, seorang wanita hamil harus mengonsumsi makanan kaya asam folat atau suplemen asam folat secara teratur guna menjaga kadar asam folat dalam darah tetap tinggi. Bahkan, bagi para wanita yang berencana hamil juga dianjurkan untuk mulai mengonsumsi 400 mcg suplemen asam folat setiap hari selama tiga bulan sebelum berupaya untuk hamil.
Asam folat vital bagi wanita hamil karena berfungsi untuk membantu menutupnya tabung saraf pada janin dengan normal. Penutupan tabung saraf dan tulang-tulang yang mengelilinginya, yaitu tulang belakang, ini terjadi sangat awal dalam perkembangan sebuah embrio—biasanya dalam jangka waktu empat minggu setelah konsepsi. Nah, bila tabung saraf terlambat menutup atau gagal berkembang, janin berisiko mengalami kelumpuhan, inkontinensia, atau hidrosefalus (pembengkakan otak).
Jadi, untuk mencegah risiko pada janin, yuk mulai banyak-banyak mengonsumsi sayur-sayuran berdaun hijau, jamur, kacang-kacangan, dan roti gandum. Karena makanan-makanan itu banyak mengandung asam
folat. (RMS)
(Sumber: Ensiklopedia Kehamilan dan Kelahiran, Penerbit Erlangga)
(Sumber gambar: youqueen)
Pengaruh Emosi Ibu terhadap Bayi
Bayi yang belum lahir merasakan dunia melalui sang ibu. Seorang bayi
merasakan tak hanya apa yang terjadi di luar kandungan, tapi juga
perasaan ibu. Ia bisa melakukan hal ini karena emosi ibu memicu
pelepasan zat kimia ke dalam darah yang mengalir di tubuhnya—kemarahan
melepaskan adrenalin, ketakutan melepasakan kolamin, stres melepaskan
kortisol, dan perasaan senang melepaskan endorphin. Zat kimia ini
diteruskan melalui plasenta dan kepada bayi dalam hitungan detik dari
saat ibu merasakan emosi tersebut.
Bayi tidak suka jika ibunya mempunyai perasaan negatif seperti marah, khawatir, atau takut dalam jangka waktu lama. Namun, semburan emosi yang pendek dari, misalnya, rasa marah atau takut (yang mungkin diakibatkan karena kepanikan atau bertengkar dengan suami) tidak memiliki pengaruh berkelanjutan pada bayi yang dikandung. Ini malah mungkin bisa menjadi hal baik baginya, karena bisa membantunya mulai belajar cara mengatasi situasi penuh tekanan di masa depan.
Di sisi lain, riset menunjukkan rasa marah atau resah yang berkepanjangan, seperti jika ibu mempunyai masalah dalam hubungan atau suami yang tidak pedulian, atau bila ibu hidup dalam kondisi yang sulit, bisa membahayakan bayi. Efek dari perasaan tersebut bisa menyebabkan kelahiran yang bermasalah, berat badan bayi rendah, kolik pada bayi, dan masalah belajar di kemudian hari. Untungnya, banyak studi yang menunjukkan bahwa jika ibu secara umum merasa bahagia dan positif mengenai kehamilannya dan tidak menutup diri dari bayinya, efek dari emosi negatif pun cenderung berkurang. So, be happy moms! (RMS, disarikan dari buku Ensiklopedia Kehamilan dan Kelahiran)
Bayi tidak suka jika ibunya mempunyai perasaan negatif seperti marah, khawatir, atau takut dalam jangka waktu lama. Namun, semburan emosi yang pendek dari, misalnya, rasa marah atau takut (yang mungkin diakibatkan karena kepanikan atau bertengkar dengan suami) tidak memiliki pengaruh berkelanjutan pada bayi yang dikandung. Ini malah mungkin bisa menjadi hal baik baginya, karena bisa membantunya mulai belajar cara mengatasi situasi penuh tekanan di masa depan.
Di sisi lain, riset menunjukkan rasa marah atau resah yang berkepanjangan, seperti jika ibu mempunyai masalah dalam hubungan atau suami yang tidak pedulian, atau bila ibu hidup dalam kondisi yang sulit, bisa membahayakan bayi. Efek dari perasaan tersebut bisa menyebabkan kelahiran yang bermasalah, berat badan bayi rendah, kolik pada bayi, dan masalah belajar di kemudian hari. Untungnya, banyak studi yang menunjukkan bahwa jika ibu secara umum merasa bahagia dan positif mengenai kehamilannya dan tidak menutup diri dari bayinya, efek dari emosi negatif pun cenderung berkurang. So, be happy moms! (RMS, disarikan dari buku Ensiklopedia Kehamilan dan Kelahiran)
Hamil Sambil Bekerja
Hamil sekaligus tetap bekerja secara full time tidaklah mudah. Bahkan
jika pekerjaan Anda termasuk kategori ‘sangat ringan’ dan kehamilan Anda
termasuk ‘mudah’, bekerja full time tetap menjadi kegiatan yang harus
disikapi dengan hati-hati oleh wanita hamil. Perubahan ritme tubuh,
hormon, dan emosi dapat menciptakan tantangan-tantangan yang perlu
disiasati di tempat kerja. Anda dan perusahaan mungkin perlu membuat
beberapa penyesuaian untuk membuat kegiatan bekerja selama hamil tetap
aman dan memuaskan—baik bagi Anda maupun bagi perusahaan.
Tiga bulan pertama dan bulan terakhir mungkin menjadi masa yang paling sulit. Banyak wanita yang harus mengatasi rasa mual, pusing, dan muntah-muntah saat tiga bulan pertama. Begitu juga pada bulan terakhir, saat perut sudah terlalu gendut dan mengakibatkan kelelahan yang berlebihan. Cobalah berkompromi dengan tubuh Anda dan sesuaikan jadwal kerja Anda. Jika rekan-rekan kerja ingin membantu Anda, terimalah dengan tangan terbuka. Hindari stres—sehat secara fisik dan emosional akan menjadikan Anda karyawati dan calon ibu yang lebih baik.
Berikut ini beberapa tips untuk membuat masa kehamilan menjadi menyenangkan, meskipun Anda harus bekerja.
1. Ingatlah prinsip dasar yang harus Anda adopsi selama hamil: duduk lebih baik daripada berdiri, dan berbaring lebih baik daripada duduk. Di tempat kerja, duduklah sebanyak mungkin dan angkat kaki Anda kapan saja Anda bisa melakukannya. Gunakan sesuatu sebagai topangan kaki, seperti tong sampah yang dibalikkan, kardus bekas, atau laci yang dibuka. Lakukan peregangan ringat untuk memulihkan ketegangan dan memperbaiki sirkulasi.
2. Simpan camilan sehat di dekat Anda. Anda butuh bahan bakar yang berkualitas untuk membantu Anda melewati hari-hari di tempat kerja. Ingatlah juga untuk minum banyak air untuk menghindari dehidrasi, dan jangan malas pergi ke toilet secara teratur.
3. Ambil waktu istirahat pendek tapi sering. Jangan tunggu tubuh Anda ambruk terlebih dahulu, baru Anda mengaku kelelahan dan harus istirahat. Karier dan pekerjaan Anda memang penting, tetapi saat ini tak ada yang sepenting calon bayi dalam kandungan Anda.
4. Hindari hal-hal berikut:
- Terekspos materi beracun atau berbahaya di tempat kerja
- Jam kerja yang terlalu panjang, misalnya lembur tak berkesudahan
- Keharusan berdiri lama
- Mengangkat barang-barang berat
- Suara yang terlalu keras
- Stres tingkat tinggi
5. Kenakan baju dan sepatu yang nyaman. Sekarang sudah banyak model baju hamil yang membuat Anda tetap terlihat cantik dan profesional, tetapi juga enak dikenakan saat tubuh dan perut mulai melar. Tinggalkan juga sepatu berhak tinggi favorit Anda. Pilihlah sepatu berhak pendek yang lebih aman bagi keseimbangan tubuh Anda.
6. Santai saja. Cobalah perlambat ritme kehidupan Anda. Berhentilah saat Anda sudah merasa lelah dan istirahatlah. Jangan takut untuk meminta waktu lebih banyak untuk diri Anda. Jika Anda tetap dapat memanfaatkan waktu kerja secara efisien, atasan dan rekan kerja pasti dengan senang hati akan memberikan waktu istirahat yang cukup untuk Anda. (*)
Tiga bulan pertama dan bulan terakhir mungkin menjadi masa yang paling sulit. Banyak wanita yang harus mengatasi rasa mual, pusing, dan muntah-muntah saat tiga bulan pertama. Begitu juga pada bulan terakhir, saat perut sudah terlalu gendut dan mengakibatkan kelelahan yang berlebihan. Cobalah berkompromi dengan tubuh Anda dan sesuaikan jadwal kerja Anda. Jika rekan-rekan kerja ingin membantu Anda, terimalah dengan tangan terbuka. Hindari stres—sehat secara fisik dan emosional akan menjadikan Anda karyawati dan calon ibu yang lebih baik.
Berikut ini beberapa tips untuk membuat masa kehamilan menjadi menyenangkan, meskipun Anda harus bekerja.
1. Ingatlah prinsip dasar yang harus Anda adopsi selama hamil: duduk lebih baik daripada berdiri, dan berbaring lebih baik daripada duduk. Di tempat kerja, duduklah sebanyak mungkin dan angkat kaki Anda kapan saja Anda bisa melakukannya. Gunakan sesuatu sebagai topangan kaki, seperti tong sampah yang dibalikkan, kardus bekas, atau laci yang dibuka. Lakukan peregangan ringat untuk memulihkan ketegangan dan memperbaiki sirkulasi.
2. Simpan camilan sehat di dekat Anda. Anda butuh bahan bakar yang berkualitas untuk membantu Anda melewati hari-hari di tempat kerja. Ingatlah juga untuk minum banyak air untuk menghindari dehidrasi, dan jangan malas pergi ke toilet secara teratur.
3. Ambil waktu istirahat pendek tapi sering. Jangan tunggu tubuh Anda ambruk terlebih dahulu, baru Anda mengaku kelelahan dan harus istirahat. Karier dan pekerjaan Anda memang penting, tetapi saat ini tak ada yang sepenting calon bayi dalam kandungan Anda.
4. Hindari hal-hal berikut:
- Terekspos materi beracun atau berbahaya di tempat kerja
- Jam kerja yang terlalu panjang, misalnya lembur tak berkesudahan
- Keharusan berdiri lama
- Mengangkat barang-barang berat
- Suara yang terlalu keras
- Stres tingkat tinggi
5. Kenakan baju dan sepatu yang nyaman. Sekarang sudah banyak model baju hamil yang membuat Anda tetap terlihat cantik dan profesional, tetapi juga enak dikenakan saat tubuh dan perut mulai melar. Tinggalkan juga sepatu berhak tinggi favorit Anda. Pilihlah sepatu berhak pendek yang lebih aman bagi keseimbangan tubuh Anda.
6. Santai saja. Cobalah perlambat ritme kehidupan Anda. Berhentilah saat Anda sudah merasa lelah dan istirahatlah. Jangan takut untuk meminta waktu lebih banyak untuk diri Anda. Jika Anda tetap dapat memanfaatkan waktu kerja secara efisien, atasan dan rekan kerja pasti dengan senang hati akan memberikan waktu istirahat yang cukup untuk Anda. (*)
Makanan yang harus dihindari saat hamil
Makanan yang harus dihindari saat hamil
Ketika mengetahui bahwa kita mengandung, saat itu juga naluri keibuan kita muncul. Dan, salah satu hal pertama yang akan kita lakukan adalah menyeleksi makanan-makanan yang masuk ke dalam perut kita. Berikut adalah sejumlah makanan yang wajib dipantang oleh para wanita hamil:
1. Segala macam bentuk pemanis, termasuk sirup, molases, dan pemanis buatan seperti sakarin dan aspartam.
2. Permen dan cokelat.
3. Minuman ringan seperti minuman bersoda dan jus buah yang diberi pemanis.
4. Biskuit, kue, pastri, pai, dan selai buah yang diproduksi secara komersial.
5. Buah kaleng.
6. Krim buatan.
7. Sereal yang diberi pemanis.
8. Es krim dan sorbet yang mengandung buah tambahan. Lebih baik mengonsumsi jus buah beku.
9. Makanan yang mengandung gula tersembunyi, seperti acar, acar timun, saus salad, saus spaghetti, mayones, selai kacang, dan banyak lagi. Harap perhatikan label kemasan.
Pastikan Anda menjaga kesehatan bayi sejak masih dalam kandungan. (RMS)
Konsumsi Ikan Saat Hamil
Konsumsi ikan ketika hamil, ternyata menurunkan risiko calon bayi Anda terserang attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD), sebuah penelitian menyebutkannya.
Jika Anda memakan ikan dua kali seminggu, calon bayi Anda pun akan mengalami penurunan risiko terserang ADHD sebanyak 60%, jelas penelitian yang dilakukan oleh fakultas kesehatan masyarakat Boston University.
Namun perlu diingat, tingginya tingkat merkuri pada hewan laut membuat para ibu harus wasapada. Untuk itu pilihlah ikan laut dalam seperti salmon dan ikan haddock. Serta hindari ikan-ikan besar seperti ikan tuna, dan ikan pedang.
"Pokoknya yang perlu ibu hamil ingat adalah pesan makan ikannya. Ini penting!" tutup peneliti, Professor Sharon Sagiv. (CF)
Ketika mengetahui bahwa kita mengandung, saat itu juga naluri keibuan kita muncul. Dan, salah satu hal pertama yang akan kita lakukan adalah menyeleksi makanan-makanan yang masuk ke dalam perut kita. Berikut adalah sejumlah makanan yang wajib dipantang oleh para wanita hamil:
1. Segala macam bentuk pemanis, termasuk sirup, molases, dan pemanis buatan seperti sakarin dan aspartam.
2. Permen dan cokelat.
3. Minuman ringan seperti minuman bersoda dan jus buah yang diberi pemanis.
4. Biskuit, kue, pastri, pai, dan selai buah yang diproduksi secara komersial.
5. Buah kaleng.
6. Krim buatan.
7. Sereal yang diberi pemanis.
8. Es krim dan sorbet yang mengandung buah tambahan. Lebih baik mengonsumsi jus buah beku.
9. Makanan yang mengandung gula tersembunyi, seperti acar, acar timun, saus salad, saus spaghetti, mayones, selai kacang, dan banyak lagi. Harap perhatikan label kemasan.
Pastikan Anda menjaga kesehatan bayi sejak masih dalam kandungan. (RMS)
Konsumsi Ikan Saat Hamil
Konsumsi ikan ketika hamil, ternyata menurunkan risiko calon bayi Anda terserang attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD), sebuah penelitian menyebutkannya.
Jika Anda memakan ikan dua kali seminggu, calon bayi Anda pun akan mengalami penurunan risiko terserang ADHD sebanyak 60%, jelas penelitian yang dilakukan oleh fakultas kesehatan masyarakat Boston University.
Namun perlu diingat, tingginya tingkat merkuri pada hewan laut membuat para ibu harus wasapada. Untuk itu pilihlah ikan laut dalam seperti salmon dan ikan haddock. Serta hindari ikan-ikan besar seperti ikan tuna, dan ikan pedang.
"Pokoknya yang perlu ibu hamil ingat adalah pesan makan ikannya. Ini penting!" tutup peneliti, Professor Sharon Sagiv. (CF)
12 Oktober 2012
RESEP Sehat Baru ^_^
Ingin menyantap Steak Salmon lezat dan
sehat sepulang bekerja? Anda pasti bisa membuatnya sendiri. Semua
bahan bisa Anda beli di supermarket sepulang bekerja. Rasanya pasti tak kalah
dengan steak salmon buatan resto. Yuk, kita coba!
Steak Salmon
Bahan:
4 potong daging ikan salmon, kira-kira 125 – 150 gr per potong
4 sdt minyak zaitun extra virgin
4 sdm air perasan jeruk lemon
1 ikat (± 100 gr) selada air
4 sdm mayonnaise rendah lemat
1 sdt saus cabai
garam dan lada hitam bubuk secukupnya
Cara membuat:
Mayonnaise selada air:
1. Masukkan selada air, mayonnaise, 2 sdm perasan jeruk lemon ke dalam food processor, proses dengan hingga lembut.
2. Pindahkan ke wadah saus, tambahkan garam dan lada hita, serta saus cabai, jika suka. Aduk hingga tercampur.
Steak Salmon:
1. Bubuhi daging salmon dengan minyak zaitun dan 2 sdm perasan jeruk lemon. Diamkan sekitar 15 menit.
2. Panaskan wajan datar di atas api sedang, olesi dengan sedikit minyak zaitun. Pan daging salmon, hingga matang di kedua sisinya.
Hidangkan steak salmon dengan mayonnaise, kentang dan sayuran rebus, seperti kapri atau brokoli atau wortel.
Bahan:
4 potong daging ikan salmon, kira-kira 125 – 150 gr per potong
4 sdt minyak zaitun extra virgin
4 sdm air perasan jeruk lemon
1 ikat (± 100 gr) selada air
4 sdm mayonnaise rendah lemat
1 sdt saus cabai
garam dan lada hitam bubuk secukupnya
Cara membuat:
Mayonnaise selada air:
1. Masukkan selada air, mayonnaise, 2 sdm perasan jeruk lemon ke dalam food processor, proses dengan hingga lembut.
2. Pindahkan ke wadah saus, tambahkan garam dan lada hita, serta saus cabai, jika suka. Aduk hingga tercampur.
Steak Salmon:
1. Bubuhi daging salmon dengan minyak zaitun dan 2 sdm perasan jeruk lemon. Diamkan sekitar 15 menit.
2. Panaskan wajan datar di atas api sedang, olesi dengan sedikit minyak zaitun. Pan daging salmon, hingga matang di kedua sisinya.
Hidangkan steak salmon dengan mayonnaise, kentang dan sayuran rebus, seperti kapri atau brokoli atau wortel.
Lemon CupCake
Bahan
I:
250 gram putih telur
½ sdt garam
1 sdt cream of tartar
125 gram gula halus
Bahan II:
25 ml susu cair
Bahan III (ayak):
120 gram terigu
15 gram maizena
15 gram susu bubuk
Bahan IV:
30 gram margarin, lelehkan
1 sdt esens lemon
Hiasan:
Irisan kulit lemon
Daun mint
Cara membuat:
Bahan I: Kocok putih telur, garam, dan cream of tartar sampai setengah mengembang.
Tambahkan gula pasir sedikit-sedikit sambil dikocok sampai mengembang.
Masukkan bahan II. Kocok perlahan. Tambahkan bahan III sambil diaduk rata.
Masukkan bahan IV sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan.
Tuang di cetakan muffin lebar pendek yang dialas cup kertas.
Oven 20 menit dengan suhu 180 derajat Celcius.
Hias dengan irisan lemon dan daun mint di atasnya.
250 gram putih telur
½ sdt garam
1 sdt cream of tartar
125 gram gula halus
Bahan II:
25 ml susu cair
Bahan III (ayak):
120 gram terigu
15 gram maizena
15 gram susu bubuk
Bahan IV:
30 gram margarin, lelehkan
1 sdt esens lemon
Hiasan:
Irisan kulit lemon
Daun mint
Cara membuat:
Bahan I: Kocok putih telur, garam, dan cream of tartar sampai setengah mengembang.
Tambahkan gula pasir sedikit-sedikit sambil dikocok sampai mengembang.
Masukkan bahan II. Kocok perlahan. Tambahkan bahan III sambil diaduk rata.
Masukkan bahan IV sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan.
Tuang di cetakan muffin lebar pendek yang dialas cup kertas.
Oven 20 menit dengan suhu 180 derajat Celcius.
Hias dengan irisan lemon dan daun mint di atasnya.
Pure Salmon Wortel
Resep pure salmon wortel ini sangat praktis
dan mudah untuk dibuat loh. SAngat cocok bagi parents yang bekerja. Selain itu
kandungan salmon bercampur wortel sudah pasti penuh gizi. Ada vitamin A, omega
3, dan serat dalam satu hidangan. Yuk, coba!
Bahan:
200gr wortel 200g (buang buntut dan kepala, iris tipis)
125 gr salmon fillet (kuliti)
60ml jus jeruk
40gr Cheddar keju parut
1/2 sdt mentega
2 sdm susu
Cara membuat:
Masukkan wortel ke dalam panci yang berisi air, didihkan di atas api sedang selama sekitar 20 menit sampai empuk.
Sementara itu, tempatkan salmon pada wadah berbeda, tuangkan jus jeruk dan taburkan keju parut. Tutup dengan meninggalkan ventilasi udara kemudian masukkan dalam microwave dengan suhu tinggi selama sekitar 2 menit atau sampai ikan mudah dihancurkan. Bisa juga tutup dengan alumunium foil dan masak dalam oven (yang sudah dipanaskan) selama sekitar 20 menit.
Hancurkan ikan dengan garpu (teliti duri). Tiriskan wortel, campur dengan mentega dan susu dan haluskan dalam blender bersama dengan ikan. (CF)
Bahan:
200gr wortel 200g (buang buntut dan kepala, iris tipis)
125 gr salmon fillet (kuliti)
60ml jus jeruk
40gr Cheddar keju parut
1/2 sdt mentega
2 sdm susu
Cara membuat:
Masukkan wortel ke dalam panci yang berisi air, didihkan di atas api sedang selama sekitar 20 menit sampai empuk.
Sementara itu, tempatkan salmon pada wadah berbeda, tuangkan jus jeruk dan taburkan keju parut. Tutup dengan meninggalkan ventilasi udara kemudian masukkan dalam microwave dengan suhu tinggi selama sekitar 2 menit atau sampai ikan mudah dihancurkan. Bisa juga tutup dengan alumunium foil dan masak dalam oven (yang sudah dipanaskan) selama sekitar 20 menit.
Hancurkan ikan dengan garpu (teliti duri). Tiriskan wortel, campur dengan mentega dan susu dan haluskan dalam blender bersama dengan ikan. (CF)
Langganan:
Postingan (Atom)